Pemahaman Umat Tentang Sakramen Pengurapan Orang Sakit di Stasi Santo Fransiskus Xaverius Klabat, Paroki Santo Fransiskus de Sales Kokoleh

Penulis

  • Yudhi Geraldy Moningka Sekolah Tinggi Pastoral Don Bosco Tomohon, Jalan Mandengan I, Kelurahan Matani I, Lingkungan 4, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Indonesia
  • Adrianus Dalia ) Sekolah Tinggi Pastoral Don Bosco Tomohon, Jalan Mandengan I, Kelurahan Matani I, Lingkungan 4, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Indonesia
  • Bernadina Waha Labuan ) Sekolah Tinggi Pastoral Don Bosco Tomohon, Jalan Mandengan I, Kelurahan Matani I, Lingkungan 4, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52110/jppak.v4i1.131

Kata Kunci:

Sakramen Pengurapan Orang Sakit

Abstrak

Sakramen pengurapan orang sakit menjadi sakramen yang
penting diketahui bagi orang Katolik. Namun permasalahan yang
ditemukan bahwa sebagian umat Katolik belum memahami
sakramen pengurapan orang sakit ini. Hal ini yang kemudian
mendorong peneliti untuk membuat penelitian guna mengetahui
bagaimana pemahaman umat di stasi Santo Fransiskus Xaverius
Klabat Paroki Santo Fransiskus de Sales Kokoleh tentang makna,
tujuan, unsur-unsur hakiki dan buah-buah sakramen pengurapan
orang sakit serta upaya-upaya pastoral yang dapat dilakukan
untuk membantu umat memahami sakramen pengurapan orang
sakit ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara
dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan sumber data
yakni umat stasi Santo Fransiskus Xaverius Klabat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sakramen pengurapan orang
sakit sebagai sakramen yang diberikan kepada orang yang
mengalami sakit dengan tujuan agar memperoleh kesembuhan
dan kekuatan dari Tuhan atas penyakit yang dideritanya. Imam
berperan sebagai pelayan sakramen perlu mempersiapkan
minyak suci, air berkat dan doa-doa untuk orang sakit, sedangkan
bagi penerima sakramen perlu mempersiapkan lilin, salib, air, garam, dan juga di samping itu juga kesiapan diri untuk menerima
sakramen ini. Buah-buah rahmat dari sakramen yakni rahmat
kesembuhan, kekuatan dan pengampunan dosa. Upaya-upaya
yang dilakukan untuk membantu umat dalam memahami
sakramen ini, yakni dengan adanya upaya pastoral dengan cara
memberikan katekese singkat agar umat memahami tentang
makna, tujuan, unsur-unsur hakiki dan buah-buah sakramen
pengurapan orang sakit.

##submission.downloads##

Telah diserahkan

2023-08-31

##submissions.accepted##

2024-03-26

Diterbitkan

2024-03-27

Cara Mengutip

Yudhi Geraldy Moningka, Adrianus Dalia, & Bernadina Waha Labuan. (2024). Pemahaman Umat Tentang Sakramen Pengurapan Orang Sakit di Stasi Santo Fransiskus Xaverius Klabat, Paroki Santo Fransiskus de Sales Kokoleh. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 4(1), 21-34. https://doi.org/10.52110/jppak.v4i1.131