. Pengaruh Ekaristi terhadap Kehidupan Sosial Anggota Komunitas Tritunggal Mahakudus, Yogyakarta

Penulis

  • Cornelius Satrio Tonapa Universitas Sanata Dharma
  • Yohanes Subali Universitas Sanata Dharma
  • Adris Musu Sili Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.52110/jppak.v6i2.372

Kata Kunci:

Ekaristi, Komunitas Tritunggal Mahakudus, pengaruh, sosial

Abstrak

Ekaristi bagi Gereja dipandang sebagai puncak dari seluruh kehidupan beriman. Ekaristi memberikan pengaruh kepada umat beriman yang berpartisipasinya di dalamnya dalam bentuk nilai-nilai spiritual dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara partisipasi dalam Ekaristi dengan implementasi nilai-nilai sosial pada anggota Komunitas Tritunggal Mahakudus (KTM). Metode kuantitatif diterapkan dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 50 anggota KTM. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas partisipasi dalam Ekaristi berbanding lurus dengan tingkat penghayatan nilai-nilai sosial. Mereka berpartisipasi dalam Ekaristi juga aktif dalam kegiatan sosial. Temuan penelitian membuktikan adanya keterkaitan antara kehidupan spiritual dan praktik sosial dalam komunitas religius. Di mana, partisipasi dalam Ekaristi mendorong keterlibatan yang lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Yohanes Subali, Universitas Sanata Dharma

Yohanes Subali merupakan dosen pengajar di Universitas Sanata Dharma pada Fakultas Teologi program studi Filsafat Keilahian. Mata kuliah yang diampuh antara lain Pengantar Teologi Kristiani Pengantar Liturgi, Sakramentologi, Ekaristi, Yesus Kristus, Tritunggal, dan Keselamatan, Ekumenisme, Iman Wahyu, Gereja sebagai Sakramen Keselamatan.

##submission.downloads##

Telah diserahkan

2025-08-13

##submissions.accepted##

2026-05-08

Diterbitkan

2026-05-19

Cara Mengutip

Tonapa, C. S., Subali, Y., & Sili, A. M. (2026). . Pengaruh Ekaristi terhadap Kehidupan Sosial Anggota Komunitas Tritunggal Mahakudus, Yogyakarta. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 6(2), 175-196. https://doi.org/10.52110/jppak.v6i2.372