Konsep Perempuan dalam Budaya Dawan Mollo dan Relevansinya bagi Praktik Devosi kepada Bunda Maria dalam Komunitas Katolik di Kapan Mollo Utara
DOI:
https://doi.org/10.52110/jppak.v6i2.520Kata Kunci:
Perempuan, Dawan Mollo, Maria, Umat KatolikAbstrak
Penelitian ini mengkaji hubungan antara konsep perempuan dalam budaya Dawan Mollo dan praktik devosi kepada Bunda Maria di komunitas Katolik di Kapan, Mollo Utara. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya lokal mempengaruhi dan dipengaruhi oleh keyakinan religius, khususnya dalam konteks peran perempuan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengeksplorasi persinggungan nilai-nilai perempuan dalam budaya Dawan Mollo dengan figur Bunda Maria dalam tradisi Katolik. Penelitian ini akan menganalisis bagaimana praktik devosi kepada Bunda Maria merefleksikan atau reinterpretasi konsep perempuan dalam budaya setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Partisipan penelitian meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuka agama, serta perempuan dalam komunitas Katolik Dawan Mollo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep perempuan dalam budaya Mollo memiliki pengaruh terhadap pemahaman komunitas Katolik di Kapan mengenai peran Maria serta praktek devosi kepada Maria.
Unduhan
##submission.downloads##
Telah diserahkan
##submissions.accepted##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Siprianus Soleman Senda, Helidorus F. Anin, Patricius Neonnub, Hendriko Dicky Tae Della, Oswaldus Agusto Haki Mamulak, Rikardus Undat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pernyataan tentang Hak Cipta dan Izin
Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik (JPPAK) mengizinkan secara langsung akses terbuka atas seluruh isinya berdasarkan prinsip mau menjadikan riset-riset terbuka bagi umum, terutama insan cendekia, untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan yang lebih cepat dan terbuka secara global. Jurnal ini mendorong semua penulis ilmiah untuk mengizinkan hasil riset mereka untuk tersedia secara terbuka, gratis, dan tanpa pembatasan waktu.
Semua artikel dipublikasikan secara Open Access sehingga secara serta-merta dan permanen menjadi gratis untuk dibaca dan diunggah semua orang. Namun, berdasarkan lisensi CC BY-SA 4.0, setiap penulis atau author tetap menjadi pemilik hak cipta dari artikel masing-masing, dengan tetap memberi izin bagi yang lain untuk menggunakan isi dari artikel yang bersangkutan dalam JPPAK secara sebagian atau seluruhnya asal disitasi secara benar. Para pengguna JPPAK diharuskan untuk mensitasi sumber asli dengan mencantumkan sekurang-kurangnya: judul lengkap artikel, nama lengkap pengarang(-pengarang), JPPAK sebagai nama jurnal yang mempublikasi artikel, tahun penulisan, dan nomor edisi, dengan menggunakan metode sitasi yang wajar.
Hak Cipta mencakup hak eksklusif untuk menggandakan dan mempublikasi artikel ybs. dalam segala bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, atau cara reproduksi yang lain, termasuk terjemahan. Segala bentuk reproduksi dari jurnal ini, sebagian ataupun keseluruhan, penyimpanannya dalam database, serta penyebaran fotokopi, hasil pindai, rekaman, media magnetik dalam segala bentuk media, baik elektronik, elektrostatik dan mekanis harus mengikuti ketentuan lisensi yang disebutkan di bawah ini.
Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik (JPPAK) berlisensi Creative Commons Attribution Share-Alike 4.0 International. (CC BY-SA 4.0)
Setiap penulis yang mempublikasikan artikelnya dalam JPPAK setuju dan sepakat untuk mengikuti ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
- Para penulis tetap memiliki Hak Cipta atas artikelnya, namun memberikan izin kepada JPPAK sebagai penerbit pertama dan pada waktu yang bersamaan meletakkannya di bawah lisensi Creative Commons Attribution Share-Alike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memberikan izin kepada yang lain untuk membagikan karya yanga bersangkutan dengan pengakuan karya penulis dan penerbitan pertamanya dalam jurnal ini.
- Para penulis diizinkan untuk mengadakan kontrak atau kesepakatan terpisah untuk suatu bentuk distribusi lain (misalnya, repositori institusi tertentu atau bagian dari buku tertentu), sejauh mencantumkan JPPAK sebagai tempat pertama publikasi.
- Para penulis diizinkan dan didorong untuk mempublikasikan karyanya secara daring (misalnya, lewat repositori institusi atau situs masing-masing) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) setelah publikasi dalam JPPAK, karena dengan demikian pertukaran dan perkembangan ilmu dapat terjadi secara lebih produktif. Demikian juga hal ini akan mendorong sitasi yang lebih awal dan lebih banyak (lih. The Effect of Open Access).









