Etika Kepemimpinan Biblis dalam Perspektif Teologi Politik pada Isu Geotermal Poco Leok

Penulis

  • Oktavianus Ronsianus Yopan Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

DOI:

https://doi.org/10.52110/jppak.v6i3.518

Kata Kunci:

Etika Kepemimpinan Biblis, Teologi Politik Johann Baptist Mezt, Geotermal Poco Leok, Masyarakat Adat

Abstrak

Isu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Poco Leok, Nusa Tenggara Timur, telah menimbulkan gelombang protes dari masyarakat adat  Poco Leok yang merasa hak-hak mereka diabaikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perpaduan antara etika kepemimpinan biblis dan teologi politik Johann Baptist Metz sebagai panduan dalam merespons ketegangan antara kepentingan pembangunan energi dan hak-hak masyarakat adat. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis wacana teologis-kritis, penelitian ini membangun perpaduan antara model kepemimpinan pelayan (servant leadership), tradisi kenabian, dan doktrin  Imago Dei dari perspektif biblis dengan lima konsep kunci Metz: memoria passionis, subjek solidaritas, fungsi profetis Gereja, narasi berbahaya, dan dimensi eskatologis. Hasil penelitian merumuskan empat pokok perpaduan: servant leadership biblis sebagai aktualisasi subjek solidaritas Metz; tradisi kenabian sebagai basis fungsi profetis Gereja;  Imago Dei sebagai fondasi memoria passionis dalam konteks masyarakat adat; dan ekoteologi integral sebagai wujud kepemimpinan eskatologis yang bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perpaduan antara etika kepemimpinan biblis dan teologi politik Metz menghasilkan model kepemimpinan yang transformatif, profetis, dan berpihak kepada komunitas adat  Poco Leok di Poco Leok

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Telah diserahkan

2025-12-18

##submissions.accepted##

2026-06-12

Diterbitkan

2026-08-13

Cara Mengutip

Yopan, O. R. . (2026). Etika Kepemimpinan Biblis dalam Perspektif Teologi Politik pada Isu Geotermal Poco Leok. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 6(3), 294-313. https://doi.org/10.52110/jppak.v6i3.518