Dimensi Teologis dan Pedagogis Pertobatan Santo Dismas: Model Pendidikan Iman Katolik di Era Modern

Penulis

  • Yanto Sandy Tjang Program Studi Magister Teologi Katolik Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Mayong Andreas Acin Program Studi Magister Teologi Katolik Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Laurentius Prasetyo Program Studi Magister Teologi Katolik Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Florensius Sutami Program Studi Magister Teologi Katolik Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Felisitas Yuswanto Program Studi Magister Teologi Katolik Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.52110/jppak.v6i2.384

Kata Kunci:

Pedagogi transformatif, Pendidikan iman Katolik, Pertobatan, Santo Dimas, Teologi rahmat

Abstrak

Penelitian ini mengkaji pertobatan Santo Dismas sebagai model pendidikan iman Katolik yang relevan di era modern. Tujuan utama penelitian ini adalah menafsirkan makna teologis dari kisah pertobatan Dismas serta mengidentifikasi implikasinya bagi pembentukan iman dalam konteks pendidikan Katolik, baik di lingkungan sekolah maupun dalam katekese parokial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-reflektif dengan metode hermeneutik teologis untuk menafsirkan teks Kitab Suci dalam terang ajaran Gereja dan teori pendidikan iman kontemporer. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup sumber primer berupa Kitab Suci dan dokumen Gereja, serta sumber sekunder berupa literatur teologi dan pendidikan Katolik terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertobatan Dismas mengandung nilai pedagogis yang signifikan bagi formasi iman. Narasi ini menampilkan dinamika transformasi batin yang meliputi kesadaran dosa, pengakuan iman, dan penerimaan rahmat Allah. Dalam konteks pendidikan Katolik, kisah Dismas dapat dijadikan model pembelajaran iman yang bersifat naratif, reflektif, dan transformatif; pendekatan yang menuntun peserta didik untuk mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus, bukan sekadar memahami ajaran secara kognitif. Secara teologis, peristiwa ini menegaskan bahwa keselamatan merupakan anugerah rahmat Allah yang diterima dalam iman; sedangkan secara pedagogis, kisah ini menginspirasi praktik pendidikan yang menumbuhkan kasih, pengampunan, dan pengharapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kisah Dismas dalam pendidikan iman Katolik membuka peluang bagi pembaruan pedagogi Kristiani yang lebih eksistensial dan kontekstual. Dalam konteks pastoral dan pendidikan masa kini, terutama di era digital, pendekatan ini membantu Gereja menghadirkan kembali pesan Injil tentang rahmat dan belas kasih Allah secara komunikatif, relevan, dan menyentuh pengalaman hidup peserta didik.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Telah diserahkan

2025-09-29

##submissions.accepted##

2026-02-26

Diterbitkan

2026-05-19

Cara Mengutip

Tjang, Y. S., Acin, M. A. ., Prasetyo, L. ., Sutami, F., & Yuswanto, F. . (2026). Dimensi Teologis dan Pedagogis Pertobatan Santo Dismas: Model Pendidikan Iman Katolik di Era Modern. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 6(2), 221-236. https://doi.org/10.52110/jppak.v6i2.384

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama