Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar Katolik Kota Malang

Penulis

  • Teresia Noiman Derung STP-IPI Malang
  • Hironimus Resi STP-IPI Malang
  • Intansakti PiusX STP-IPI Malang
  • Marioes Eduardoes Kakok Koerniantono STP-IPI Malang
  • Maria Mandonza STP-IPI Malang

DOI:

https://doi.org/10.52110/jppak.v6i1.198

Kata Kunci:

implementasi, Kurikulum merdeka, pendidikan agama katolik

Abstrak

Hasil studi dari Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa 70% siswa berada di bawah kompetensi minimum dalam memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Berdasarlan hasil ini, Pemerintah Indonesia dalam hal ini Menteri Pendidikan menawarkan kurikulum merdeka kepada lembaga pendidikan formal. Sekolah Dasar Katolik yang ada di Kota Malang telah menerapkannya, termasuk dalam pembelajaran pendidikan agama Katolik mulai tahun 2022-2023. Tujuan penelitian ini menganalisis secara mendalam sejauh mana prinsip-prinsip utama Kurikulum Merdeka, yaitu fleksibilitas kurikulum, pembelajaran berbasis projek, pembelajaran aktif, serta kompetensi guru dapat diintegrasikan secara efektif dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis model Colaizzi, melalui beberapa langkah, yaitu: verbatim, coding, ekstrak data, formulasi tema, deskripsi. Hasil yang diperloleh yaitu Kurikulum merdeka telah diterapkan, dengan beberapa indikator, yaitu kurikulum yang fleksibel sudah dilaksanakan, tetapi ada kepala sekolah yang belum mengerti penerapan kurikulum merdeka. Pembelajaran berbasis projek sudah dilaksanakan dengan baik, tetapi kendalanya adalah keterbatasan waktu. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar Katolik, yang belum banyak dikaji sebelumnya, dengan sumbangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan berupa pemahaman empiris tentang tantangan dan strategi peningkatan kompetensi guru agama dalam menciptakan pembelajaran aktif, kontekstual, dan berkarakter sesuai semangat Kurikulum Merdeka. Pembelajaran aktif sudah dilaksanakan tetapi guru kurang kreatif dalam melibatkan peserta didik. Guru pendidikan agama Katolik memiliki kompetensi dalam bidang pedagogis, profesional, personal, sosial, dan tekhnologi tetapi sulit dalam memberikan contoh atau teladan baik sebagai guru yang berkompeten. Kesimpulan, kurikulum merdeka pembelajaran pendidikan agama Katolik telah diterapkan tetapi belum optimal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Telah diserahkan

2024-07-18

##submissions.accepted##

2025-12-17

Diterbitkan

2026-02-05

Cara Mengutip

Derung, T. N., Resi, H., PiusX, I. ., Koerniantono, M. E. . K., & Mandonza, M. (2026). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar Katolik Kota Malang. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 6(1), 1-27. https://doi.org/10.52110/jppak.v6i1.198

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama